sbobet gold markaspoker

Pengertian Saham Dan Obligasi Serta Perbedaannya

Pengertian Saham dan Obligasi – Mungkin di Zaman ini, masih banyak bagi para investor muda yang belum mengetahui Saham dan Obligasi. Keduanya memang memiliki persamaan yaitu investasi yang bisa kamu miliki.

Yuk kita simak pengertiaan Saham Dan Obligasi berikut ini,

Pengertian Saham Dan Obligasi

1.      Saham

Contoh Saham

Pengertian tentang Saham artinya adalah sebuah bukti kepemilikan terhadap suatu perusahaan, hal ini dibuat dalam bentuk kertas atau dokumen, seperti sertifikat.

Jika Pemilik Saham mempunyai dokomen tersebut, tentunya Pemilik Saham berhak memperoleh sebagian dari keuntungan perusahaan. Keuntungan itu bisa kita sebut dengan dividen.

Para ahli saham pun menyebutkan ada berbagai definisi saham yang telah dikemukakan seperti berikut:

  • Menurut Mishkin: Saham merupakan suatu sekuritas yang memiliki klaim terhadap pendapatan dan asset seubah perusahaan. Sekuritas sendiri bissa dibilang sebagai klaim atas pendapatan masa depan seorang yang dijual kepada yang meminjamkan.
  • Menurut Bernstein: Saham merupakan selembar kertas atau dokumen yang menyatakan kepemilikan dari sebagian perusahaan.

Di jelaskan seperti di atas yang menunjukan kalau saham mempunyai kepemilikan atas suatu perusahaan dan memberikan hak kepada pemiliknya.

2.      Obligasi

Contoh Obligasi

Pengertian tentang Obligasi adalah surat hutang, Obligasi bisa dikeluarkan dari perusahaan dan instasi pemerintahan. Obligasi merupakan surat peminjaman uang dan merupakan jani untuk membayar kembali hutang pokok beserta bunganya, biasanya disebut kupon.

Menurut Undang-Undang Pasar Modal No.8 tahun 1995 menyebutkan: Obligasi Konvensional yaitu surat berharga jangka panjang yang bersifat hutang yang dikeluarkan oleh emiten kepada pemegang obligasi dengan kewajiban membayar bunga pada periode tertentu dan melunasi hutang pokok pada saat jatuh tempo.

Baca Selengkapnya: Cara Beli Saham Untuk Pemula.

Perbedaan Saham Dan Obligasi

Mungkin para investor-investor muda masih belum mengerti tentang perbedaannya meskipun keduanya sama-sama berbentuk investasi.

Nah seperti disimpulkan di atas kalau  pemilik saham sebagai salah satu pemilik dari perusahaan tersebut, sementara pemilik obligasi hanya memberikan hutang kepada perusahaan dan bukan sebagai salah satu pemilik.

Ambil Contoh kalau pengusaha pemilik saham memiliki hak suara atas kebijakan perusahaan, sementara pemilik obligasi tidak memiliki hak suara atas perusahaan tersebut.

Jadi jika pemilik perusahaan membuat kebijakan, maka pemegang saham berhak menyatakan pendapatnya atas kebijakan yang akan ditetapkan di perusahaan tersebut. Karena kebijakan bisa mempengaruhi perkembangan perusahaan dan pemasukan dari perusahaan karena tersebut, dan itu juga mempengaruhi besaran keuntungan dari pemegang saham.

Nah kalau pemilik Obligasi bukan salah satu pemilik perusahaan, jadi pemegan Obligasi tidak berhak memberi suara terhadap perusahaan karena pemilik Obligasi hanya memiliki surat hutang dari perusahaan tersebut.

Keuntungan dari pemilik saham ialah membagi hasil dari laba yang diperoleh dari perusahaan tersebut. Jadi sebagai salah satu pemilik perusahaan mau berhak mendapatkan pembagian hasil yang diperoleh, berapapun besarnya laba tersebut.

Sementara para Pemilik Obligasi mendapatkan keuntungan dari bunga yang telah disepakati antara perusahaan dan pemilik obligasi tersebut. Jadi artinya keuntungan yang kamu dapat sebagai pemegang Obligasi adalah bunga dari hutang perusahaan yang telah disepakati, tanpa mempengaruhi berapa besar keuntungan yang diperoleh dari perusahaan tersebut.

Jadi jika kamu memilih investasi jangka panjang tanpa batas waktu tertentu ada baiknya kamu mempertimbangkan berinvestasi saham disuatu perusahaan. Sebelum kamu berinvestasi terhadap perusahan tersebut, kamu harus menganalisa berdasarkan latar belakang perusahaan dan kisaran keuntungan yang berhasil didapatkan oleh perusahaan tersebut.

Sedangkan Obligasi merupakan investasi jangka pendek yang terbatas oleh waktu karena sesuai perjanjian, anda dapat memperkirakan kapan jangka waktunya akan habis dan kapan sudah jatuh tempo untuk perusahaan melakukan pembayaran hutang terhadap pemegang Obligasi.

Demikianlah pengertian saham dan obligasi, serta perbedaan tentang saham dan obligasi yang sudah kamu ketahui. Kamu harus berpikir lebih cermat dan teliti sebelum melakukan investasi yang akan kamu jalani, Sekian Terima Kasih.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *