Pergerakan IHSG Lanjutkan Pelemahan, Ini Rekomendasi Lainnya

Pergerakan IHSG Lanjutkan Pelemahan

Sebagai kepemilikan suatu perusahaan yang merupakan klaim penghasilan, ada kalanya saham mengalami pasang surut.

Setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dipantau akan berjalan lemah pada hari Rabu (03/02/2021). Pada awal perdagangan, IHSG sempat menguat 60 poin, ini juga membuat indeks rebound melemah 0.39% dan pada akhirnya ditutup dengan 6.043,84.

Menurut Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan berdasarkan segi rasio fibonacci, level dari support ataupun resistence IHSG berada di 5.992,73 hingga 6.179,13. Berdasarkan indikator moving average convergence divergence (MACD), indeks telah membuat pola dead cross di area positif dan stochastic serta RSI sudah di area netral.

“meski demikian, sebelumnya terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang maju ke resistance terdekat”. Ujar Nafan dalam laporan riset hariannya.

Binaartha Sekuritas memberikan rekomendasi saham pada perdagangan harii ini, di antaranya adalah BBRI, BMRI, BEST, PWON, ASRI, dan CTRA.

Dengan begitu, untuk memulai menanam saham haruslah berani dalam menerima resiko, di mana tidak akan selalu provit yang di dapat. Saham bisa menjadi salah satu cara berinvestasi pada suatu perusahaan. Banyak cara berinvestasi, mulai dari emas, deposit, dan saham.

Saham Berdasarkan Jenisnya

Ada berapa banyak jenis saham situs slot online pada tahun 2021? Dan apa sajakah ? saham di bagi menjadi dua jenis yaitu saham biasa (common stock ) dan saham preferen (preffered). Apa yang membedsksn keduanya ?

Saham Biasa

Saham biasa adalah surat berarga yang fungsinya sebagai tanda kepemiliki suatu perusahan. Sang pemiliki berhak menerima pendapatan dari perusahaan dan siap mengambil resiko.

Saham Preferen

Bagaimana dengan saham preferen, apa bedanya? Bedanya saham prefeen dengan saham biasa adalah saham preferen adalah surat berharga yang membuktikan pemiliknya memiliki hak lebih besar dari saham biasa. Pemilik saham peferen berhak didahulukan saat pembagian keuntungan perusahaan. Walau di lihatnya pemegang saham peferen lebih baik dari saham biasa, ternyata tidak demikian. Kenyataannya cara yang baik dalam memegang saham peferen adalah dengan melepaksakn hak memiliki perusahaan layaknya kreditur

Apa Keuntungan Dalam Berinvestasi Saham?

Dalam memegang saham kita mendapatkan dua keuntungan dalam membeli atau memiliki saham, yaitu dividend an capital gain.

Dividen

Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan dari perusahaan untuk sang investor, namun untuk mendapatkan dividen tersebut membutuhkan waktu yang relatif lama, yaitu dimana pemilik saham mendapatkan periode diakui sebagai pemilik saham terebut.

Capital Gain

Capital Gain sendiri merupakan selisih antara harga beli dan jual. Capital gain terbentuk dari adanya aktivitas pasar sekunder. Misalnya saja investor membeli per saham X dengan harga Rp2.000.000 kemudian menjulanya kembali seharga Rp 3.000.000 per saham, maka keuntungannya adalah Rp 1.000.000 untuk setiap saham yang di jual.

Kemudian sebagai instrument investasi, tentu juga ada resiko yang harus diwaspadai serta antisipasi, yaitu capital loss dan risiko likuidasi.

Capital loss yaitu ketika investor menjual saham lebih rendah dari harga belinya. Sementara risiko likuidasi adalah perusahaan yang sahamnya dimiliki mengalami bangkrut atau bubar. Dalam hal ini hak pemiliki saham mendapatkan bagian terakhir, apabila perusahaan tersebut telah lunas dan masih memiliki kekayaan untuk dibagi secara proporsi kepada seluruh pemegang saham.

Alasan Berinvestasi Saham Menguntungkan

Apa saja yang menjadi kenuntungan dalam berinvestasi saham ? Mari kita simak.

  • Bermodalkan kecil sudah dapat berinvestasi saham
  • Waktu untuk investasi sangat fleksible dan tidak mengganggu pekerjaan utama
  • Dapat dilakukan di manapun, karena sudah dapat di support dengan teknologi online dan trading.
  • Keuntungan relative besar di bandingkan instrument investasi lainnya
  • Resiko rugi ebih kecil apabila dapat melihat peluang denngan baik.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *