Saham Anak BUMN Konstruksi Terbang Melesat!

Emiten sektor konstruksi dan sektor pendukung telah berhasil melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang bergerak variatif pada perdagangan hari ini di hari Senin, 28 Desember 2020. Dimana setelah ada di antara sempat disuspensi oleh bursa karena melesat cukup kencang dalam waktu yang singkat. Variatif emiten konstruksi mengekor IHSG yang menjadi indeks acuan pasar modal milik Tanah Air yang hanya mampu naik sebesar 0.09% terpantau hari ini bergerak dan cukup liar. Sempat dibuk melesat kencang hingga 1%. IHSG ini juga tiba-tiba balik arah dan terkoreksi sampai anjlok ke bawah sebesar 6.000 sebelum kembali menghijau tipis.

Sebelumnya kenaikan emiten konstruksi dan emiten semen ini juga telah menerbitkan payung hukum Peraturan pemerintah PP melalui pembentukan Lembaga Pengelola Investasi alias Sovereign Wealth Fund yang sudah diamanatkan sebelumnya dalam UU Cipta Kerja Omnibus Law.

Saham BUMN

Data perdagangan ini juga telah mencatat tiga emiten konstruksi yang berhasil menghijau dan hanya satu yang terkoreksi dengan kenaikan hari ini yang dipimpin BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Karya milik PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang berhasil naik sebesar 1.01% ke level 2 ribuan rupiah per-unitnya. Penguatan terbatas lainnya ini juga dibukukan oleh PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yang telah terapresiasi sebesar 0.72% kepada level harga sebesar 1.405 rupiah.

Sedangkan terjadi penguatan terkecil yang dibukukan oleh emiten BUMN Konstruksi lain, yaitu PT PP Tbk (PTPP) yang naik sebesar 0.28% kepada level 1.785/ unit. Telah tercatat koreksi hanya dibukukan oleh PT Adhi Karya Tbk (ADHI) yang terpaksa diperdagangkan dan merosot sebesar 0.96% di level hingga mencapai sebesar 1.540 unit.

Di hari Selasa lalu, BEI juga berhasil mencabu pemberhentian sementara perdagangan saham emiten konstruksi BUMN ADHI yang ada di pasar reguler dan pasar tunai. Saham anak usaha BUMN yang konstruksi masuk top gainers di sesi pagi ini yang tertinggi yaitu PT Waskita Beton Precast Tbk yang melesat hingga sebesar 11.28% di harga sebesar 296 per saham dan PT Wisjaya Karya Bangunan Gedung Tbk yang naik hingga sebesar 8.8% yaitu 272 per saham.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *