Sudah Mau Imlek Nih, Yuk Simak Rekomendasi Saham CPO Terbaik di Indonesia

Emiten perkebunan diperkirakan akan terus mentereng dengan proyeksi penurunan produksi minyak sawit yang bisa mengerek harga jual.

Mirae Asset Sekuritas mempertahankan posisi overweight untuk saham-saham sektor perkebunan dalam negeri dengan proyeksi pasokan yang dalam tekanan dan tingginya harga CPO.

Rekomendasi Saham CPO Terbaik di Indonesia

Rekomendasi Saham CPO Terbaik di Indonesia

Analisis Mirae Asset Sekuritas Andy Wibowo Gunawan mengatakan bahwa harga minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPU) di tahun ini akan berada di kisaran 2.500 per ton.

Angka itu naik sebesar 16,3 persen dibandingkan proyeksi sebelumnya. Hal ini akan didukung oleh tekanan pasokan dari Malaysia dan Indonesia.

Sementara itu, dari sisi konsumsi akan naik, terutama dari dalam negeri seiring dengan implementasi B30 yang akan semakin digencarkan oleh pemerintah.

Di perdagangan Senin 27 Juli 2020 lalu, harga CPO kontrak Oktober 2020 di Bursa Malaysia menguat ke level 2.662 rinngit per ton. Ini menjadi level tertinggi dalam 5 bulan terakhir.

“Oleh karena itu, kami masih overweight terhadap saham sektor CPO. Saham Top Picks kami adalah saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. [LSIP],” ujar Andy.

Andy juga memberikan target saham LSIP ke posisi Rp 1.600 per saham seiring dengan gearing ratio perseroan yang akan bertahan di posisi net cash karena estimasi rendahnya tingkat hutang, bahkan potensi tidak ada hutang sama sekali.

Selain itu, Andy juga merekomendasikan beli untuk saham PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI), PT Sampoerna Agro Tbk. (SGRO), dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS).

Sedangkan, perdagangan di hari Senin 20 Juli 2020 indeks saham perkebunan, JAKAGARI berhasil menguat 2,99 persen ke level 1.146,98 di IHSG parkir di zona merah yaitu terkoreksi 0,56 persen ke level 5.051,11.

Penguatan saham dipimpin oleh PT Cisadane Sawit Raya Tbk. (CSRA) yang naik 24,37 persen ke level Rp 296 per saham dan diikuti oleh PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) yang menguat 14,71 persen ke level Rp 117 per saham.

Kemudian, saham PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) juga naik 11,32 persen ke level Rp590 per saham dan saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. (UNSP) naik 6,9 persen ke level Rp62 per saham.

Saham-saham emiten perkebunan dengan kapitalisasi pasar besar seperti PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (SMAR) juga berhasil memanfaatkan momentum untuk menguat.

Kedua saham berhasil naik masing-masing 2,72 persen ke level Rp9.425 per saham dan 1,57 persen ke level Rp3.230 per saham.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *