IHSG Kembali Menguat, Daftar Saham yang Banyak Dikoleksi Asing (04/02/ 2021)

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) mampu bertahan di zona hijau pada perdagangan sesi pertama. Dimana pada hari ini Kams, 4 Februari 2021 IHSG kembali menguat setelah sempat jatuhnya di beberapa hari lampau. IHSG ini menguat sebesar 0.63% atau bertambah 38.04 poin ke lebel 6.115,79 di sesi I. Mengutip data RTI,  IHSG ini sepanjang perdagangan sesi 1, mampu bergerak di rentang 6.092,18 sampai dengan 6.179,36. Dimana kenaikan IHSG ini ditopang empat sektor yang menguat. Sektor ini adalah industri dasar, infrastruktur, keuangan, dan juga manufaktur.

IHSG Kembali Menguat

Masing-masing sektor berhasil menguat 2.71%, 1.30%, 0.99% dan 0.73%. Sedangkan, laju IHSG ini berhasil tertahan penurunan sektor pertanian, konstruksi, perdagangan, barang konsumsi, aneka industri, dan tambang. Masing-masing tertekan sebesar 0.70%, 0.48%, 0.47%, 0.42%, 0.40%, dan 0.08%. Dimana total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai sebesar 10.72 miliar dengan nilai transaksi sebesar 9.83 triliun rupiah. Sebanyak 191 saham slot online naik di bulan Juni 2021, 261 saham ini berhasil turun dan 167 saham ini tidak berubah nilainya.

Investor asing ini mencatat net buy sebesar 380.16 miliar rupiah di seluruh pasar. Dimana investor asing ini paling banyak mengoleksi saham PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, Tbk atau sebesar 149.2 miliar rupiah. Saham TKIM ini melesat sebesar 16.37% atau setara dengan 16.350 rupiah per saham. Volume perdagangan saham TIM ini berhasil mencapai 29.1 juta dengan nilai transaksi sebesar 459.7 miliar rupiah. 

saham koleksi asing

Asing ini memburu saham PT Indah Kiat Pulp and Paper, Tbk (INKP) atau setara dengan 142.2 miliar rupiah. Saham INKP ini berhasil menguat sebesar 13.58% ke harga sebesar 14.850 rupiah per saham. Volume perdagangan saham INKP ini berhasil mencapai 41.2 juta dengan nilai transaksi taitu sebesar 608.4 miliar rupiah.

Saham PT Telkom Indonesia, Tbk ini diborong asing yaitu sebesar 82.6 miliar rupiah. Dimana saham ini berhasil menguat ke angka sebesar 1.54% ke angka 3.290 rupiah per saham. Volume perdagnagn saham ini berhasil mencapai ke angka 47.7 juta dengan nilai transaksi sebesar 157.3 miliar rupiah.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *