SIDO Muncul Untuk Perluas Pasar, Simak Rekomendasi Analis

Pertumbuhan kinerja keuangan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk atau SIDO di sepanjang tahun lalu melampaui proyeksi para analis.

Strategi milik SIDO memperluas pasar di dalam negeri maupun luar negeri akan memberikan kontribusi besar untuk kinerja di tahun ini.

SIDO muncul juga mencatatkan kinerja solid pada tahun 2020, dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 8,47% menjadi Rp 3,33 triliun.

Sementara, laba bersih juga berhasil tumbuh 15,6% menjadi Rp 934 miliar. Analis Sucor Sekuritas Jennifer Widjaja dalam risetnya 30 September 2020 menuliskan, bisnis SIDO sudah mulai mengalami pemulihan seiring dengan adanya relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

“Pada periode tersebut, penjualan SIDO, khususnya general trade (GT) mulai meningkat secara bertahap. Sementara pemberlakuan PSBB belakangan ini dinilai tidak akan banyak memberi dampak signifikan karena tidak seketat PSBB sebelumnya,” tulis Jennifer dalam risetnya.

Karena itu, penjualan domestic sudah mulai mengalami perbaikan, Jennifer menyebut penjualan ekspor SIDO justru cenderung masih lemah khususnya penjualan merk Tolak Angin di Filipina yang merupakan contributor ekspor utama SIDO.

Hal ini juga terjadi di negara Nigeria dimana penjualan di sana mulai mengalami penurunan akibat pandemic.

Untungnya, penjualan di Malaysia mulai menunjukkan perbaikan, bahkan permintaan sudah mendekati masa pra pandemic.

Saat ini ekspor SIDO berkontribusi terhadap 2% dari total pendapatan, turun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 5%.

Melihat hal ini, menurut Jennifer, SIDO akan berfokus untuk penjualan dalam negeri, baik dari GT serta modern Trade (MT) yang terus tumbuh.

Penjualan MT saat ini sudah mencapai 15% jauh olebih baik dibanding 2019 yang hanya 10%. Seiring semakin banyak SKU / Varian yang ditawarkan di minimarket dan supermarket.

Analis NH Korindo Sekuritas Putu Chantika mengatakan, penjualan domestic tahun ini akan menjadi penopang kinerja SIDO.

Apalagi karena adanya faktor peluncuran produk baru serta usaha SIDO dalam memperluas wilayah pemasaran produknya di negara lain bisa menopang pertumbuhan kinerja keuangan SIDO.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *