SAHAM TINS YANG MELONJAK SAMPAI 17,14 PERSEN, MENYENTUH LEVEL TERTINGGI DALAM 10 TAHUN

PT Timah Tb atau TINS ini ternyata memperkuat sahamnya disaat laju Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ini sedang berlaju dengan fluktuaktif. Karena saham dari TINS ini meningkat sampai dengan angka 23,12 persen yang berada  pada level Rp 2.370 per saham yang terlihat disaat penutupan sesi pertama perdagangan. Lalu saham yang sedang naik tersebut akhrinya ditutup dengan angka 17,40 persen yang berada pada level 2.260 per saham. Dimana saham dari TINS ini pernah ada di level yang tertinggi 2.400, lalu untuk level terendahnya itu 1.925. peningkatan yang terjadi pada saham ini merupakan hal yang sangat baik yang dilalui oleh TINS.

Bila dijumlahkan frekuensi perdagangan yaitu 88.988 kali dan volume perdagangan 7.517.298 lot dengan nilai transaksi harianya itu berjumlah Rp 1,7 triliun. Lalu diperiode 11 sampai dengan 14 januari itu, saham dari TINS mengalami kenaikan sampai dengan 24,52 persen dan berada di level Rp 2.260 per saham. Terdapat nilai transaksi yang tercatat yaitu Rp 2,8 triliun, karena terdapat pembelian yang dilakukan oleh investor domestik kepada saham TINS sebesar Rp 39,2 miliar.

Terdapat seorang pengamat pasar modal yaitu Riska Apriani yang mengatakan bahwa saham TINS itu menguat saat rencana pengawasan yang dilakukan secara ketat, kepada ekspor timak. Ternyata ini berdampak baik pada industri timah itu sendiri, selain itu juga dibarengin dengan tata kelola serta regulasi yang baik. Semoga ini bisa memberikan peningkatan pada produksi dari PT Timah Tbk.

“PT Timah Tbk memiliki izin usaha pertambangan sekitar 90 persen di Bangka Belitung. Ada private smelter diperkirakan tingkatkan produksi. Ada tata kelola dan regulasi baik untuk PT Timah Tbk, dan itu juga support industri pertambangan,” ucap Riska Apriani.

Sebetulnya strategi apa yan dilakukan oleh TINS ini dalam memperkuat sahamnya, bila Riska memperkirakan bahwa potensi yang menguatkan saham itu padahal perdagangan sedang terbatas. Ternyata pelaku pasar itu dapat masuk untuk TINS dengan cara berkala.

Ketika IHSG itu berfluktuasi sebelumnya di dalam pergadangan saham, terdapat aksi yang dilakukan pelaku pasar. Aksi ini dapat menekan laju IHSG meskipun terbatas. Disaat sedang penutupan perdaganga, data RTI menunjukkan bahwa IHSG sedang melmah di 0,11 persen di posisi 6.428,3. Ketika persitiwa ini sedang terjadi, sektor – sektor saham ada yang menguat serta melemah.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *