Inilah Daftar Saham yang Membuat Mood Buyar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ini berhasil ditutup naik tipis 0.56% pada sebuah perdagangan di hari Rabu, 3 Februari 2021. Indeks ini sempat mencapai lebel tertinggi harian, yaitu 6.137 dan terendah sebesar 6.047. Data perdagangan BEI ini behasil menujukkan investor asing yang melakukan aksi beli bersih sebanyak 216 miliar di pasar reguler dengan nilai transaksi menyentuh 20.57 triliun dan volume perdagangan 23.69 miliar saham.

saham menurun

Telah terpantau 284 jenis saham melesat, 190 terkoreksi, 152 stagnan. Dalam hal net buy, behasil digabung dengan pasar nego dan tunai yang terjadi net buy atau setara dengan 4.79 triliun karena adanya crossing saham. Dimana kemarin investor asing ini diam masuk ke saham PT Industri Maju dan Farmasi Sido Muncul, Tbk (SIDO) yang berhasil dilakukan beberapa menit jelang penutupan perdagangan.  Investor asing masuk ke saham SIDO melalui broker PT Mandiri Sekuritas (CC) di jam 15.00 WIB dengan melakukan pembelian sebanyak 63 juta lot di harga 720/ unit sehingga dana yang digelontorkan mencapai seebesar 4.54 triliun.

Broker penjual ini merupakan broker yang sama seperti CC sehingga merupakan transaksi tutup sendiri alias crossing. Di tengah penguatan IHSG ini ada beberapa saham yang masuk ke dalam top losers.

Saham dengan koreksi terbesar adalah AGII yang berhasil menyentuh batas auto reject bawah (ARB). Dimana kabar negatif datang setelah perusahaan milik Menteri pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, yaitu PT Saratoga Investama Sedaya, Tbk (SRTG) belum lama ini mencabut investasinya senilai puluhan miliar rupiah di saham AGII. Manajemen SRTG ini menyatakan perusahaan melakukan divestasi yaitu pukul 17ribu, 400 saham Aneka Gas pada 20 san 21 Januari 2021.

victoria venny

Divisi hukum dan Sekretariat Saratoga bernama Juan Akbar indraseno ini mengungkapkan bahwa seluruh saham ini dijual dengan harga sebesar 1.950 rupiah per sahamnya. Dengan iin, Saratoga mengantongi dana segar hingga lebih dari 33.15 miliar rupiah.

Di sisi lain, terkait dengan beberapa perusahaan mengalami ARB, Deputy Head of Research MNC Sekuritas Victoria Venny yang menilai hal pertama yang perlu dimiliki Investor. Dimana harus memahami literasi keuangan yang baik, sehingga saat trading saham harus disiplin dan bisa mengatur ekspektasi.

Penetapamn presentase ARB ini yaitu sebesar 7% oleh pihak Bursa dan dinilai menjadi sebuah hal yang baik.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *